With TOKIers 2011


Well, pelatnas 3 selasai, saya pun mengingat semua perjuangan dari pelatnas 1 …

Pelatnas 1 TOKI 2011 ITB, Bandung

Rame parah. Tapi tak jadi masalah, haha. Kami ber-31 bersama-sama menuntut ilmu di kampus perjuangan ITB. Hari-hari kami lewatin bareng dengan materi dari dosen-dosen ITB dan latihan soal-soal dari kakak-kakak senior para alumni TOKI juga. Susah? jelas! Saya harus banyak bertanya untuk mengerjakan soal-soal latihan pada temen-temen yang lain, dan baiknya, temen-temen gak ada yang pelit 😀 Kami tidak merasa bahwa yang lain adalah musuh bagi kami sehingga tidak menjadi penghalang buat saling sharing.

Selain kegiatan di ITB, kita juga sering nongkrong waktu di wisma, tepatnya di tempat main pingpong. Walaupun tidak semua dari kami, hanya beberapa saja. Ketawa bareng membuat semua beban latihan di hari itu lepas. Yea, karena kegiatan Pelatnas memang agak membuat otak panas, latihan-quiz-simulasi-repeating. Saya sudah lupa tepatnya bagaimana Quiz dan Simulasi saya, entah itu buruk atau bagus, tapi di waktu pengumuman, saya berhasil lolos ke Pelatnas 2 dengan peringkat 12, yah not so good, tp semoga bisa lebih baik. Alhamdulillah God bless me 🙂

Pelatnas 2 ITS TOKI 2011, Surabaya

Setelah di saring dari 31 menjadi 18 dari pelatnas 1, dan di tambah 1 veteran pelatnas sebelumnya (Teddy Budiono Hermawan), kami ber-19 kembali menuntut ilmu bareng di Kampus ITS, Surabaya. Penginapan kami tidak begitu jauh dari Kampus ITS, tepatnya kami nginap di Gardena Homestay Surabaya. Seperti Pelatnas 1, di Pelatnas 2 juga kami menghadapi rutinitas yang sama, latihan-quiz-simulasi-repeating, serta materi dari dosen-dosen ITS.

Yang pertama menyambut kami di kampus ada Pak Rully dan Kak Brian Marshall. Seperti biasa ada pembukaan dulu, dan kemudian ada materi dari kak Brian. Pembuka materi yang sangat bagus, yaitu diskusi bareng, dan saling chalange, seru! Setelahnya ya seperti biasa, latihan-quiz-simulasi-repeating. Tapi ada yang beda di Pelatnas 2 kali ini dan sebenarnya kurang di terima oleh para peserta, kenyataan bahwa pada saat latihan kita tidak boleh diskusi membuat Pelatnas 2 jadi serasa perang dingin. Tapi itu hanya saat di kampus saja, sekembalinya di penginapan, kita jadi cair kembali, bahkan kedekatan semakin terasa antar peserta.

Tiba saatnya Quiz 1, saya mulai galau. Karenanya Quiz 1 saya berakhir dengan kurang baik, sampai Simulasi 1 dan Quiz 2, semuanya tidak membaik. Diminggu terakhir saya mulai takut dan galau. Saya mulai memikirkan bagaimana seandainya kalau saya tidak lolos. Saya mulai merasakan hawa putus asa. Di minggu kedua saya memang terlalu banyak nongkrong, setibanya di wisma langsung di ruang piano ngobrol dengan yang lain. Dan itu membuat saya jadi takut.

Tiba saatnya simulasi terakhir sekaligus hari pengumuman, malamnya saya banyak menenangkan diri berdoa, dan well hari itu saya merasa sedikit lebih tenang. Saya mulai membaca soal satu demi satu, gw bersyukur begitu baca soal nomer 1 langsung dapat pencerahan solusi, saya lanjut baca nomor 2,3 dan 4. Well at least saya tidak merasa kalau itu soal yang sangat susah. Saya pun mulai coding. Beberapa kali saya ke toilet, dan juga ke belakang gedung di tepi danau untuk dapat pencerahan. Yea, cukup membantu. Di lima menit terakhir sebelum simulasi 2 berakhir, saya berdoa. Saya mempersiapkan mental saya untuk semua kemungkinan, at least i tried my best, sisanya biar Tuhan yang atur. Keluar dari ruangan saya masih diem aja, sampai di ruang makan, agak gak nafsu. Tapi saya lapaar, dan saya pun makan 😀  Well, pembagian uang saku setelah makan sedikit mencairkan ketegangan :p  Sambil menunggu pengumuman, saya bermain O2Jam dan nonton beberapa video lucu yang diputer temen. Tiba waktu Ashar dan saya bersama temen-temen yang muslim pun ke Mushallah buat Shalat Ashar.

Setelah Shalat Ashar, waktu pengumuman pun tiba. Kami di tuntun ke dalam ruangan yang sudah di penuhi para petinggi-petinggi TOKI dan dari Diknas. Di sana juga ada kakak-kakak asisten yang selama 3 minggu udah nemenin kami. Ceramah yang sangat panjang buat para Peserta yang lagi tegang, dan tiba saatnya pengumuman. Kita di kasi sebuah matriks berisi huruf, dan katanya yang lolos namanya ada di matriks itu. Saya pun mulai mencari, karena panik, sampai saya telah menemukan 6 nama temen saya, nama saya tidak saya temukan. Saya pun putus asa dan berhenti mencari. Ya sudahlah.. Tapi tiba-tiba ada yang menyebut nama saya, dan saya pun bertanya dimana nama saya itu, konyol nya nama saya tertulis vertikal dan paling atas tengah, dan saya tidak melihatnya , hahah. God bless me again, Alhamdulillah 🙂


Pelatnas 3 TOKI 2011 UI, Depok

Well, secara keseluruhan Pelatnas ini yang paling berkesan dan paling seru menurut saya. Jauh dari apa yang saya bayangkan. Di pelatnas 2 saya inget, kak Ashar pernah bilang kalau suasana Pelatnas 3 itu bakal beda banget, katanya bakal seperti perang dingin. Tapi, sama sekali nggak. Justru menurut saya persaudaraan kami ber-10 jadi terasa lebih kental di Pelatnas 3 ini. Feel so good 🙂

Kami nginep di wisma Pusat Studi Jepang (PSJ) yang letaknya sangat dekat dari kampus Fasilkom UI tempat kami belajar. Tidak beda dengan pelatnas-pelatnas sebelumnya, materi-latihan-quiz-simulasi, namun overall, materi dikit banget, kebanyakan latihan dan diskusi bahas soal. Nah itu yang bikin kami dekat, karena bolehnya diskusi di saat latihan mencairkan ketegangan berperang di antara kami, gak perang dingin kok, kami baik-baik aja, pelit aja gak ada kok 😛  dan itu membuat masing-masing kami berkembang pesat 🙂

Dari awal bobot masing-masing kegiatan sudah ditentukan, latihan 20% quiz 20% simulasi 55% dan repeating 5%, well sebenarnya bobot latihan-quiz awalnya 25-15, tapi setelah di diskusikan bersama peserta, di sepakati jadi 20-20. Nice, peserta di beri kesempatan untuk menentukan bobot 🙂

Itu senangnya, sekarang mari ke yang sedih-sedih 😦

Latihan-latihan di hari-hari awal saya lewati dengan happy saja, tiba di Quiz 1, yeah waktu ngerjain confident-confident saja, tapi setelah keluar hasilnya, oh my god bikin kesal parah. Saya inget begitu baca soal nomor 2, saya langsung kepikiran LCS dan yakin bakal AC, saya pun coding dan submit. Tapi entah setelah berada di 30 menit terakhir, setelah saya dari toilet, tiba-tiba aja ada pikiran yang melintas tentang nomor 2 itu dan saya membuat counter-case buat program saya, dan what program saya ng-output-in beda dengan jawaban saya. Jadilah saya membetulkan code saya dan submit ulang. Setelah hasil keluar, astagaa lemeslah. Program awal saya udah bener AC 100! dan setelah submit ulang jadi 30. Saya coba melihat counter-case yang saya buat, dan ternyata bukan program saya yang salah, tapi jawaban saya. Sedih parah, kehilangan 70 poin di Quiz 😦

Oke Quiz 1 menyedihkan, sekarang Simulasi 1
Sama seperti Quiz 1, waktu ngerjain juga tenang-tenang aja, walaupun emang susah. Kecuali mungkin nomor 1, yang seharusnya 100 tapi gak 100, terlalu terburu-buru, I got TLE (Time Limit Exceeded) 😦 Emang sih belum langsung di grade setelah Simulasi nya, tapi saya yakin dpt TLE. Dan nomor 2, idenya udah persis seperti yang di harapkan, tapi msh ada yang missed-analysis 😦  Simulasi 1 pun terasa fail

Quiz 2
Well, tidak banyak yang bisa di ceritakan, yang ini tidak begitu fail sebenarnya, lumayan lah, paling nggak saya masil feel happy setelah Quiz 2

APIO 2011
Salah satu yang di jadiin Simulasi, bobot nya juga 55%. Well, beda dengan yang sebelumnya, yang ini emang super susah. Saya langsung hajar nomer 2, karena rasanya itu cuman dijkstra aja tapi di buat super ribet, Saya pun menghabiskan banyak waktu di nomor 2, hampir 3 jam, di tengah-tengah ngerjain saya sadar, ternyata nomor 2 ini multiple testcase, yang sangat rawan bisa jadi 0 kalo salah di 1tc aja. Tapi saya pikir udah terlanjur ngerjain lah, walaupun sebenarnya bukan strategi yang baik, seharusnya saya ngerjain yang ga multiple testcase dulu aja yang masih lebih mungkin dapet nilai walaupun gak AC. Dan alhasil saya cuman punya sedikit waktu untuk soal yang lain, yang harusnya nomer 1 bisa dapet paling nggak 20 poin kalo di kerjain dari awal 😦
Well, besoknya hasil APIO keluar, dan seperti yang di kira, nomer 2 dan 3 saya 0, dan nomer 1 5 poin. Ini kontes yang paling menyedihkan buat saya sepanjang saya ngoding 😦  Tapi good news nya, untuk pertama kali Indonesia menggaet Medali Perak di ajang APIO ini, oleh William Gozali, ikut senang lah, Medali Perak pertama nongol di angkatan kita 🙂

Seusai APIO saya mulai sedikit putus asa untuk bisa 4 besar. Well, gapapa lah pikir saya. Apa yang sekarang harus di lakukan ya do best aja! Apapun ntar hasilnya, toh saya udah syukur banget bisa sampai di tahap ini, dapet ilmu dan pengalaman segini banyak, gak semua bisa dapet kesempatan ini. Thanks God 🙂
Dengan tenang Quiz 3 saya lewatin dengan baik. Tiba di Simulasi terakhir, saya bertekad untuk melakukan yang terbaik yang saya bisa, walaupun saya tahu itu tidak cukup untuk membawa saya ke 4 besar. Well, saya merasa confident kalo dari 4 soal, 3 soal pertama bakal AC. Soal terakhir pun saya yakin bakal dapet di atas 50. Tapi emang dasar nya saya sila parah, haha. 3 soal emang bener AC 100 semua, tapi di soal ke 4, kejadian Quiz 1 terulang kembali. Namun yang ini bukan di karenakan kekonyolan sehabis dari toilet, niat saya kali ini resubmit untuk menambah nilai dengan mengurangi 1 state dp yang saya buat. Jadi awalnya saya buat dp 3 state, dan itu ternyata dapet nilai 60. Tapi setelah saya pikir, 1 state dp bisa saya buang, yang tentunya saya pikir bakal dapet nilai lebih gede, karena running time nya agak lebih cepet, but what? nilai saya jadi 5, hahahah parah

Well, tiba saatnya pengumuman. Kali ini saya tidak sedeg-degan pengumuman pelatnas sebelumnya, karena saya sudah tau saya tidak akan di 4 besar. Walaupun jujur saja, bagian dari diri saya msh ada yang mangaum minta di panggil namanya waktu pengumuman -,- Oh ya bahkan saya yakin akan lolos nya salah satu peserta, malam sebelumnya sudah saya selamatin 😀 sang Silver Medalist APIO 2011, William Gozali 🙂
Nama-nama lain yang lolos, Jessica Handojo (yang ini msh kelas 10, ckckckk), Reinhart Abdiel Hermanus (sang legenda akhirnya keluar :D) dan Fredrikus Hudi (jagoan hha).

Dan selesailah perjalanan saya bersama para TOKIers 2011. No more 3 weeks with you all 😦
I will miss it

Bye…

  

Advertisements

18:18


“tadi pas les, aku liat jam 18:18 (RR) ditanggal 18 di hr ulangtaun km yg ke 18. cool :)”  -nap

18 MARET 2011 :)


SELAMAT TANGGAL 18 MARET 🙂

HAPPY BIRTHDAY TO ME 😛

The True Power of Do’a :)


Whew..
I was in Math Ujian Akhir Sekolah. Before the test start, I prayed, “Allah, when I choose a wrong answer, please guide me to the right one”. And what ? In question numb 10, I didn’t find my answer among the choices given, so I just choose the closest one which is the choice B. But when the bell rings, I just suddenly erase my B answer and put my answer on D. I don’t know what makes me to do that. Surely after the test, My friends and I found that the answer is D 🙂

Online-Judge


gw masih inget banget dulu wkt gw msh ‘bayi’ di pemrogramming. pertama kali gw tau ada online judge, gw seneng bnget, plus kagum sm sistem ny yg bs mriksa program kt secara otomatis. hahah inget itu jd ketawa sndiri 😀

Write Up Semifinal KPIX-Unpar


Pertama kali seumur idup gw, gw bisa cleansheet (semua soal AC in OneShoot) 😀  walaupun sedikit lama ngrjain nomer 1 ny

1.  The Autotask robot (soal disini)
Kata gw ini yg paling butuh mikir. Gw cukup lama br bisa ng-AC-in ni soal. Solusi ny simpel, emang dr awal ud kpkiran, tp bingung coding ny. Kt tinggal nentuin prioritas masing masing task dgn rekursi. Kunci ny : task yg tidak ada di bagian kanan (Y) brrti adalah yg memiliki prioritas paling tinggi (dalam hal solusi gw, gw kasi 0). Nah ntar kt tinggal rekursi buat ngisi prioritas yg punya hubungan sama si X yg prioritas ny paling tinggi. Setelah dpt smua prioritas ny, tinggal ngurutin brdsar prioritas (stable_sort) dan outputkan

2. Patti’s Curiosity (soal disini)
Tinggal looping aj fibonacci yg ud d generate smpe fib ke 48, dan tambahkan k sum jika dia dlm range L1 dan L2. Yang mungkin perlu di perhatikan kalo L2 tidak selalu lbh besar dr L1. Dan gak ada leading zero! gw smpt mikirin kasus yg memungkinkan leading zero. Tp gw sadar, di soal secara gak langsung ngasi tau kalo ga ad leading zero 🙂  “Output setiap kasus terdiri dari satu bilangan X yang menyatakan NILAI dari M digit terakhir dari hasil penjumlahan.”

3. Farmhill (soal disini)
Tinggal ngaliin dan bandingin. dum1 = n*m which is luas lahan. dum2 = sapi*4 + d*3 + k*2. Karena si sapi butuh lahan dgn luas 4, domba dgn 3, dan kambing 2 (masing2 dgn lahan makanny). Setelahny tinggal bandingin dum1 dan dum2 dan output sesuai keinginan soal

4. Mysterious Pyramid (soal disini)
Langsung coding tnpa pikir panjang. Tinggal mngoutputkan nilai dari 2^(n-1)

5. Mr.Librarian’s Library (soal disini)
Simpel saja, asal coding ny hati2. Kita tinggal mensimulasikan terjadinya antrian sesuai ketentuan soal dengan menggunakan stack untuk buku, dan queue untuk antrian.

6. FooBoo (soal disini)
Adalah soal termudah menurut saya. Hanya menghilangkan spasi dari sebaris string yang diinputkan  kemudian mengurutkan huruf2 ny brdasar abjad

Well, semoga final lbh baik lagi. Amin 🙂

Mau mancing kah.??


Percakapan 2 orang papua tuli 😀

Deaf 1  :  Mau kemanakah.? Mau mancing kah.?  (Deaf 2 lg bawa pancing)
Deaf 2  : Ngga, saya mau mancing dulu
Deaf 1  :  Ooo saya kira mau macing

Ngopy dr mop Epen Cupen, wkwkwkkkk =))

If you’re not the one


Gw lg ng-pas bnget sm ini :

If you’re not the one then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all?

I never know what the future brings
But I know you’re here with me now
We’ll make it through
And I hope you are the one I share my life with

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
If you’re not for me then why do I dream of you as my wife?

I don’t know life so far away
But I know that its just a trip
We’ll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I’m praying you’re the one I’Ve build my home with
I hope I love you all my life

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

‘Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
‘Cause I love you, whether it’s wrong or right
And though I can’t be with you tonight
You know my heart is by your side

I don’t wanna run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?